Selasa, 23 Agustus 2011

PENANGANAN STROKE DENGAN 4LIFE® TRANSFER FACTOR

PENANGANAN STROKE DENGAN 4LIFE® TRANSFER FACTOR

oleh 4Life Transfer Factor pada 18 Agustus 2011 jam 18:30

Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak.

Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang si penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya.



Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik maupun stroke hemorragik. Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami strok jenis ini.



Pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.



FAKTOR PENYEBAB STROKE

Tekanan darah tinggi

Diabetes mellitus (kencing manis)

Kadar kolestrol darah yang tinggi

Detak jantung yang tidak teratur (Fibrilasi Atrium)

Gangguan pembekuan darah dan tingkat kekentalan darah

Kelainan organ jantung

Pernah terjadi / mengalami stroke ringan

Obesitas / kegemukan

Stress / beban pikiran yang berlebih

Gaya hidup yang kurang sehat (merokok, minum alkohol, kurang aktivitas/olahraga)



GEJALA STROKE

Sebagian besar kasus terjadi secara mendadak, sangat cepat dan menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit (completed stroke).

Penyakit stroke bisa menjadi bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1-2 hari akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati (stroke in evolution).

Perkembangan penyakit biasanya (tetapi tidak selalu) diselingi dengan periode stabil, dimana perluasan jaringan yang mati berhenti sementara atau tejadi beberapa perbaikan.



Gejala yang terjadi tergantung kepada daerah otak yang terkena:

- Hilangnya rasa / adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh

- Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh

- Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran

- Penglihatan ganda

- Pusing

- Bicara tidak jelas (rero)

- Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat

- Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh

- Pergerakan yang tidak biasa

- Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih

- Ketidakseimbangan dan terjatuh

- Pingsan.



SOLUSI PENGOBATAN MENGGUNAKAN 4LIFE® TRANSFER FACTOR



1. 4Life® Transfer Factor Cardio

Melancarkankan peradaran darah ke otak

Menghancurkan endapan/sumbatan yang terjadi dalam pembuluh darah

Membunuh bakteri penyebab pengendapan/penyumbatan pembuluh darah

Menjaga kelenturan pembuluh darah



2. 4Life® Transfer Factor Plus

Meningkatkan sistem imun hingga 473%

Menigkatkan regenerasi sel-sel yang rusak/mati (Transfer Factor memiliki 40 rantai ikatan asam amino sehingga mampu merangsang regenerasi sel lebih cepat)

Mengobati pembengkakan dan peradangan pada otak

Meningkatkan stamina (membantu proses terapi pasca terjadi stroke)

Pengalaman bapak Gunawan menggunakan produk Transfer Factor Cardio
Transfer Factor juga efektif meningkatkan ketahanan tubuh penderita jantung koroner seperti dialami Gunawan. Sejak tahun 2000 ia menderita jantung koroner akibat penyempitan pembuluh darah. Setelah dikateter, dokter memasang balon di jantungnya. Untuk menjaga kesehatan ia rutin memeriksakan jantungnya setiap 3 tahun. Mengkonsumsi 3-4 jenis obat-obatan jantung. “Saya khawatir dengan jumlah obat-obatan kimia yang masuk ke tubuh saya akan merusak ginjal,” ujar mantan karyawan BUMN itu.

Transfer Factor Cardio, harga member Rp. 815.000 beli 11 botol gratis 1 botol
Pada Maret 2007 ia memenuhi saran teman untuk mengkonsumsi TF cardio. Efeknya tubuh saya jauh lebih segar, sehingga mampu berumroh. Udara Mekkah yang mencapai 500C tidak menurunkan staminanya. Kini pada usia yang ke 71 tahun, ia masih kuat berlari di mesin treadmill selama 1 jam. Bahkan menyetir mobil yang dulunya sempat terhenti semenjak ia mengidap penyakit jantung koroner sekarang bisa ia lakoni kembali.
[youtube=http://youtube.com/watch?v=JLwy3G7wdh4]
Keampuhan TF telah diuji melalui riset selama 50 tahun yang dilakukan oleh ilmuwan dari 60 negara. Kini lebih dari 3.000 laporan uji klinis telah dihasilkan untuk membuktikan keunggulan TF. Penelitian terhadap 198 produk golongan herbal, obat dan suplemen yang dilakukan oleh laboratorium Jeunesse Inc. institute of Longevity Medicine, California, Amerika Serikat menunjukan hasil yang mencengangkan.

Transfer factor pada anak dengan kelainan Autis

Transfer factor pada anak dengan kelainan Autis

oleh Wisnu Wijaya pada 21 Agustus 2011 jam 0:49
Autism with Kenneth A. Bock M.D.

Autism with Kenneth A. Bock M.D.

August 19, 2010 — Budi Kuang

Kenneth A. Bock MD. — “Sejumlah laporan telah terkumpul tentang penggunaan transfer factor pada anak dengan kelainan autis dan kemajuan mereka dalam tingkah laku secara klinis. Hal ini dimungkinkan terjadi karena Transfer Factor akan merangsang pembentukan jenis sytokine oleh TH1. Karena itu kami mempelajari sejumlah anak dengan kelainan autis yang menampakan kemunduran perilaku setelah vaksinasi, khususnya vaksinasi MMR. Kami menemukan bahwa profil serum cytokine mereka yang kami teliti tidaklah cukup. Seperti halnya titer rubella dan rubeola yang tidak membuktikan dapat menolong. Kami juga melihat pada level retinol yang turun dalam jumlah signifikan pada anak-anak kami. Kami menemukan alat ukur yang paling obyektif, yaitu Gilliam Autism Rating Scale (GARS) yang kami ukur pada awal studi dan kemudian 6 minggu saat studi dan kemudian 3 bulan saat studi, setelah mereka menggunakan polyvalent Transfer factor pada dosis 200 mg capsules TID. Sejak Transfer Factor menunjukan efektivitasnya sebagai modulator imun, dengan kegunaan potensial baik pada infeksi virus maupun kelainan autoimun yang notabene keadaan dominant-TH2, kami yakin bahwa perbaikan kondisi imun akibat Transfer Factor juga akan memperbaiki keadaan klinis. Studi pendahuluan kami telah menunjukan perbaikan kondisi pada anak-anak ini, dengan standar ukur GARS. Sebagai tambahan dari membaiknya tingkah laku, hal yang penting juga ialah terjadinya penurunan kejadian penyakit infeksi pada anak-anak ini.”
Dr.Bock is a physician who is renowned for his integrated approach to health and wellness. For the past 17 years he has integrated alternative modalities with conventional medicine into what he calls Progressive Medicine. He is the co-author of two books: The Road to Immunity and Natural Relief of your Child’s Asthma. Dr. Bock recently conducted an important study on the use of Transfer Factor with children who have Autism Spectrum Disorders.

Auto-immunity, Vaksin dan Autisme: V.K. Singh telah mempelajari autism sebagai suatu kelainan autoimun sejak lebih dari 15 tahun. Ia yakin bahwa sampai 80% (dan mungkin seluruhnya) kasus-kasus autism disebabkan oleh reaksi imun yang tidak normal, dikenal sebagai autoimmunitas. Proses autoimmun pada autism dihasilkan dari interaksi kompleks antara system imun dan system syaraf. Hipotesanya adalah bahwa reaksi autoimun struktur dasar otak, khususnya pada penderita autism. Ia berpendapat bahwa reaksi imun untuk membentuk membrane myelin (terjadi setelah infeksi atau vaksinasi) menyebabkan “nicks” atau perubahan kecil pada membrane myelin. Perubahan inilah yang menyebabkan gangguan pada fungsi mental, seperti belajar, memori, komunikasi, interaksi social, dsb. More on vaccines danger.

“Ini tentang anak saya, Zane. Usianya 2 tahun dan menderita alergi, asma, hambatan bicara dan gangguan perkembangan ekspesi. Dengan kata lain, ia memiliki semua karakteristik yang sama dengan anak penderita autisme. Kami mulai memberinya glyconutrients dan responnya terhadap kami membaik. Kontak mata juga lebih baik dan ia sudah mulai berlatih bicara banyak. Minggu ini, kala guru terapi bicaranya datang, ia juga merasakan perubahan pada diri Zane, dan Zane kali ini tidak ada reaksi marah atau mengusirnya. Biasanya kalau guru datang, zane akan cepat mengatakan ‘bye-bye’ agar gurunya segera pergi. Hari ini guru terapinya datang dan dia berlaku sangat baik, kontak mata yang baik dan mau berbagi mainannya. Hal ini mungkin tidak berarti banyak untuk anda tapi saya sebagai ibunya……………….

NOTE:
• Maximize your immune IQ! TRANSFER FACTORS, they aren’t vitamins, mineral sor herbs, but are helping millions Outsmart health threats in the 21st century. (William J.Hennen,Ph.D. is a Biochemist with thirteen years of experience as a researcher in drug design and development)
Maksimalkan kekebalan IQ Anda ! TRANSFER FACTOR, bukan vitamin, mineral tumbuh-tumbuhan sensor, tetapi membantu jutaan orang yang mengalami ancaman kesehatan pada abad ke-21. (William J. Hennen, Ph.D. adalah biokimia dengan tiga belas tahun pengalaman sebagai peneliti dalam rancangan obat dan pengembangan)

• By taking Transfer Factors, you are actually teaching your immune system to function on a higher level. I don’t care how many vitamins, minerals or other supplements people take. Nothing offers them this kind of effect. TRANSFER FACTORS could be the biggest breakthrough in preventive medicine to date. (Richard Bennett,Ph.D .is an Infectious Disease Microbiologist & Immunologist)
Konsumsi Transfer Factor, Anda benar-benar mengajar sistem kekebalan tubuh untuk berfungsi pada tingkat yang lebih tinggi. Saya tidak peduli berapa banyak vitamin, mineral atau suplemen lain orang ambil. Hal itu semua Tidak ada yang menawarkan efek semacam ini . TRANSFER FACTOR bisa menjadi terobosan terbesar dalam ilmu kedokteran yaitu sebagai pencegahan terhadap penyakit saat ini.
• The more I study TRANSFER FACTORS the more profound I find the science and the more certain I am of their immune improving benefits. (Calvin McCausland,Ph.D.)
Semakin saya mempelajari TRANSFER Factor lebih mendalam saya menemukan ilmu pengetahuan yang lebih pasti memberi saya manfaat meningkatkan kekebalan tubuh mereka.
• There is no other product in a nutritional substance, NOR a drug, that has this kind of power and ability to affect our immune system. With the increase of killer viruses, mutated germs, super-resistant germs, and food contaminations, our only hope and defence, must lie within our own immune system. Nothing has ever come close to Transfer Factors Plus in efficacy… I think everyone in the world should be on this product. (Dr.Darryl See,M.D. is an Associate Clinical Professor WHO (World Health Organization) Western Europe.)
Tidak ada produk lain dalam suatu zat gizi, bukan obat, yang memiliki kekuatan dan kemampuan semacam ini untuk mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita. Dengan peningkatan virus pembunuh, bermutasi kuman, kuman super-tahan, dan kontaminasi makanan, satu-satunya harapan kami dan pertahanan, harus berada dalam sistem kekebalan tubuh kita sendiri. Tidak ada yang pernah mendekati kekuatan Transfer Factor Plus dalam mencapai keberhasilan dalam penyembuhan… saya pikir semua orang di dunia harus mengkonsumsi produk ini.

4Life Transfer Factor Terapi untuk Kanker


4Life Transfer Factor Terapi untuk Kanker

Cancer & Natural Killer Cell Function With Transfer Factor

Dr. See Abstracts

Immunol Invest 2002 May;31(2):137-53

Increased tumor necrosis factor alpha (TNF-alpha) and natural killer cell (NK) function using an integrative approach in late stage cancers.

Center for Advanced Medicine, Encinitias, California 92024, USA.

Natural products may increase cytotoxic activity of Natural Killer Cells (NK) Tumor Necrosis Factor alpha (TNF-alpha) while decreasing DNA damage in patients with late-stage cancer. Pilot studies have suggested that a combination of Nutraceuticals can raise NK cell function and TNF-alpha alpha activity and result in improved clinical outcomes in patients with late stage cancer.

The objective of the study is to determine if Nutraceuticals can significantly raise NK function and TNF levels in patients with late stage cancer. After informed consent was obtained, 20 patients with stage IV, end-stage cancer were evaluated (one bladder, five breast, two prostate, one neuroblastoma, two non-small cell lung, three colon, 1 mesothelioma, two lymphoma, one ovarian, one gastric, one osteosarcoma). Transfer Factor Plus (TFP+, 3 tablets 3 times per day), IMUPlus (non denatured milk whey protein, 40 gm/day); Intravenous (50 to 100 gm/day) and oral (1-2 gm/day) ascorbic acid; Agaricus Blazeii Murill teas (10 gm/day); Immune Modulator Mix (a combination of vitamin, minerals, antioxidants and immune-enhancing natural products); nitrogenated soy extract (high levels of genistein and dadzein) and Andrographis Paniculata (500 mg twice, daily) were used.

Baseline NK function by standard 4 h 51Cr release assay and TNF alpha and receptor levels were measured by ELISA from resting and phytohemagglutinin (PHA) stimulated adherent and non-adherent Peripheral Blood Mononuclear Cell (PBMC).

Total mercaptans and glutathione in plasma were taken and compared to levels measured 6 months later. Complete blood counts and chemistry panels were routinely monitored. As of a mean of 6 months, 16/20 patients were still alive. The 16 survivors had significantly higher NK function than baseline (p < .01 for each) and TNF-alpha levels in all four cell populations studied (p < .01 for each). Total mercaptans (p < .01) and TNF-alpha receptor levels were significantly reduced (p < .01). It was also observed that hemoglobin, hematocrit and glutathione levels were significantly elevated. The only toxicity noted was occasional diarrhea and nausea.

The quality of life improved for all survivors by SF-36 form evaluation. An aggressive combination of immunoactive Nutraceuticals was effective in significantly increasing NK function, other immune parameters and hemoglobin from PBMC or plasma in patients with late stage cancers. Nutraceutical combinations may be effective in late stage cancers. Clinical outcomes evaluations are ongoing.

Selasa, 09 Agustus 2011

Apa Sistem Imun / Sistem Kekebalan Tubuh itu ?

Apa Sistem Imun / Sistem Kekebalan Tubuh itu ?

Didalam tubuh kita terdapat mekanisme perlindungan yang dinamakan sistem imun / sistem kekebalan tubuh. Ia dirancang untuk mempertahankan tubuh kita terhadap jutaan bakteri, mikroba, virus, racun, parasit, polutan dan sel kanker yang setiap saat menyerang tubuh kita.
Sistem imun terdiri dari ratusan mekanisme dan proses yang berbeda yang semuanya siap bertindak begitu tubuh kita diserang oleh berbagai bibit penyakit tersebut. Sebagai contoh adalah cytokines yang mengarahkan sel-sel imun ke tempat infeksi, untuk melakukan proses penyembuhan.
Oleh karena di hari ini kita hidup di lingkungan yang selalu dikelilingi oleh berbagai ancaman bibit penyakit, maka memiliki dan memelihara Sistem imun yang sehat & optimal menjadi kebutuhan utama.

Kenapa Kita Jatuh Sakit ?

Kenapa Kita Jatuh Sakit ?

Si A sering sekali batuk, pilek & demam, sedangkan si B jarang sekali sakit,
padahal mereka adalah satu keluarga
hidup di lingkungan yang sama
makan makanan yang sama
dan melakukan kegiatan yang sama.
Apakah anda tahu kenapa?
Jawabannya karena sistem imun tubuh si A lemah.
Siapapun akan jatuh sakit saat sistem imun mereka sedang lemah.
Tapi anehnya saat ini sudah umum apabila seorang sakit kemudian diberi antibiotik. Padahal akar masalahnya adalah imun tubuh si A yang lemah, dan perlu ditingkatkan. Bukannya sering-sering mengkonsumsi antibiotik.

PROSES PEMBUATAN TRANSFER FACTOR

PROSES PEMBUATAN TRANSFER FACTOR

Proses Pembuatan Transfer Factor – Tri Formula.

Tranfer factor diekstrak dari kolostrum (susu awal sapi) dan kuning telur, tetapi tidak mengandung anti body khusus seperti yang terkandung dalam kolostrum (hewan). Oleh karena itu tidak memberikan efek elergi kepada pengguna.
Kekuatan 1 pil biji Tranfer Factor sama seperti 75-100 biji pil kolostrum dalam fungsi peningkatan daya imum.
Tidak ada kadar tioksik, tidak ada efek samping, sehingga AMAN dikonsumi oleh bayi yang berumur 1 hari sampai orang tua sekalipun.
Mengapa Sapi Dipilih Sebagai Sumber Transfer Factor?
Sapi mempunyai susu awal yang cukup banyak. TF tidak ditujukan kepada jenis tertentu, boleh digunakan oleh manusia walaupun sumbernya adalah dari mamalia lain. Sapi juga lebih kuat menghadapi serangan-serangan penyakit seperti kotoran, kuman,parasit, virus, hama, bakteri dan sebagainya, menjadikan sistem imunnya jauh lebih kuat dari manusia. lni bermakna TF dari unsur kolostrum lembu mempunyai banyak “memori” dan “kepintaran” dalam mendidik dan merangsang sistem imun, sehingga transfer factor dapat menjadi obat sekaligus sebagai pencegahan terhadap datangnya penyakit.
Adakah kemungkinan TF atau kolostrum dicemari oleh kuman sapi gila (mad cow disease)?
  • Tidak mungkin. pakar-pakar tentang penyakit sapi gila telah mengesahkan bahwa kuman BSE (bovine spongifonn encephalopathy) tidak masuk ke saluran mamalia ke kolostrum. Pemeriksaan kepada semua sapi yang diserang penyakit sapi gila, tidak satu pun yang mempunyai susu yang terjangkit kuman. Para saintis juga mendapatkan bahwa kesan jangkitan kuman pada tahap terakhir berada di otak dan tulang belakang sapi. Tidak pernah terdapat susu yang mengandung kuman BSE .
  • World Health Organization (WHO) memberi pernyataan: “Ujian terhadap susu sapi yang mengandung kuman BSE tidak menunjukkan. Susu dan produk-produk yang diperoleh dari susu telah disahkan selamat dan bebas dari jangkitan kuman walaupun di negara yang mempunyai banyak insiden penyakit sapi gila (Great Britain).”
Transfer Factor diolah melalui Teknologi Tinggi, Higienis, dan Melalui Beberapa Tahap. Berikut Tahap-Tahap Pengolahan:
1. Proses Pertama: Penyaringan Extract Colostrum dan Colostrum and Egg Extract untuk mendapatkan dan memisahkan molekul transfer factor
2. Proses ke-2: hasil yang di dapat setelah proses filterisasi/penyaringan. Sehingga didapat molekul Transfer Factor yang murni dan terpisah dengan molekul lainnya yang tidak diperlukan.
3. Proses ke-3: Untuk Extract Colostrum akan kembali di saring dengan mengunakan teknologi nano, sehingga di dapat nano factor dari Extract Colstrum.
4. Proses ke-4: dalam proses ini hasil penyaringan digabungkan sehingga menghasilkan Molekul Tri-Factor. inilah hasil akhirnya, Molekul Transfer Factor.

4Life Transfer Factor mengajarkan cara mengalahkan berbagai penyakit

4Life Transfer Factor mengajarkan cara mengalahkan berbagai penyakit

4Life Transfer Factor mempunyai kamampuan yang sangat komplek (yang tidak dipunyai oleh suplemen / nutrisi manapun) dalam mengatur sistem kekebalan tubuh . Satu kapsul 4Life Transfer Factor sanggup mengenali struktur kimia lebih dari 200.000 bibit penyakit (spt: virus, kuman, jamur, sel kanker/tumor & sel rusak) dan senjata (susunan antibodi) untuk membasmi mereka. Dia mengatur semua komponen sistem kekebalan tubuh, kapan harus bertindak & kapan harus tenang. Dia juga mampu secara klinis memperbanyak & meningkatkan aktifitas sel Natural Killer (dalam membasmi sel yang terinfeksi yang menjadi persembunyian bibit penyakit) dan Antibodi (dalam memburu & membunuh bibit penyakit).
4Life Transfer Factor berasal dari sistem imun heroik yang telah berhasil mengalahkan berbagai macam virus, kuman, jamur, sel kanker & sel rusak di tubuh mereka. 4Life Transfer Factor bukanlah bom cerdas yang mampu membunuh bibit penyakit tetapi 4Life Transfer Factor adalah komandan cerdas. Dia mampu menjadikan prajurit yang biasa2 saja menjadi luar biasa dalam hal pengetahuan tentang musuh & cara mengalahkan mereka. Dia juga mampu mengatur seluruh prajuritnya dalam setiap pertempuran. Dia juga ahli dalam strategi peperangan yang pernah dia menangkan.
Dengan kemampuan yang dia miliki, 4Life Transfer Factor sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang sedang berjuang untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya.
Banyak penelitian dilakukan oleh para ilmuwan untuk membuktikan kehebatan 4Life Transfer Factor. Di Amerika, <span>4Life Transfer Factor masuk dalam Physichian’s Desk Reference yaitu buku rujukan & panduan para dokter di Amerika sejak tahun 2003 hingga sekarang. Sedangkan di Rusia, 4Life Transfer Factor disahkan penggunaannya diseluruh klinik & rumah sakit oleh menteri kesehatan Rusia sejak 2004. Dokter di Amerika, Eropa & Asia banyak menggunakan & menganjurkan penggunaan 4Life Transfer Factor pada pasien-pasien mereka.
Hasil kajian independent selama 7 tahun yang dilakukan oleh dua lembaga ternama The Russian Academy of Medical Science ( RAMS ) dan The Institute of Longevity Medicine, California, USA menempatkan 4Life Transfer Factor di posisi teratas.
Dengan kekuatan yang sudah teruji tersebut, maka 4Life Transfer Factor dibutuhkan untuk :
  • Pengobatan Alergi
  • Pengobatan Alzheimer
  • Pengobatan Arthritis
  • Pengobatan Asam Urat
  • Pengobatan Asma
  • Pengobatan Autis
  • Pengobatan Demam Berdarah
  • Pengobatan Diabetes Tipe 1 | Diabetes Melitus Tipe 1 | Kencing Manis Tipe 1 | Juvenile Diabetes | Insulin Dependent Diabetes
  • Pengobatan Diabetes Tipe 2 | Diabetes Melitus Tipe 2 | Kencing Manis Tipe 2 | Non Insulin Dependent Diabetes
  • Pengobatan Flu Babi
  • Pengobatan Flu Burung
  • Pengobatan Gagal Ginjal
  • Pengobatan Gout
  • Pengobatan Hepatitis A
  • Pengobatan Hepatitis Autoimun
  • Pengobatan Hepatitis B
  • Pengobatan Hepatitis C
  • Pengobatan Hepatitis D
  • Pengobatan Hepatitis E
  • Pengobatan Hepatitis F
  • Pengobatan Hepatitis G
  • Pengobatan Hipertensi
  • Pengobatan HIV | AIDS
  • Pengobatan Infeksi
  • Pengobatan Influenza
  • Pengobatan Jantung Koroner
  • Pengobatan Jerawat | Agne
  • Pengobatan Kanker Darah | Leukemia
  • Pengobatan Kanker Dubur
  • Pengobatan Kanker Esophagus
  • Pengobatan Kanker Ginjal
  • Pengobatan Kanker Hati
  • Pengobatan Kanker Kandungan
  • Pengobatan Kanker Kulit
  • Pengobatan Kanker Otak
  • Pengobatan Kanker Pankreas
  • Pengobatan Kanker Paru-paru
  • Pengobatan Kanker Payudara
  • Pengobatan Kanker Prostat
  • Pengobatan Kanker Serviks | Kanker Rahim | Kanker Leher Rahim
  • Pengobatan Kanker Tulang
  • Pengobatan Kanker Usus Besar
  • Pengobatan Keracunan Darah | Sepsis
  • Pengobatan Kista Indung Telur | Ovarian Cysts
  • Pengobatan Kolera
  • Pengobatan Liver
  • Pengobatan Lupus
  • Pengobatan Maag
  • Pengobatan Malaria
  • Pengobatan Meningitis
  • Pengobatan Multiple Sclerosis
  • Pengobatan Parkinson’s
  • Pengobatan Penyakit Jantung
  • Pengobatan Penyakit Kulit
  • Pengobatan Pneumonia
  • Pengobatan Psoriasis
  • Pengobatan Rhematoid Arthritis
  • Pengobatan SARS
  • Pengobatan Sinusitis
  • Pengobatan Sirosis
  • Pengobatan Stroke
  • Pengobatan TBC
  • Pengobatan Thypoid
  • Pengobatan Tumor
  • Pengobatan Vertigo
  • Pengobatan Vitiligo